Postingan

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN KALA II

Gambar
  ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN KALA II 1.       Perubahan Fisiologis Kala II a.          Kontraksi, dorongan otot-otot dinding Kontraksi menimbulkan nyeri, merupakan satu-satunya kontraksi normal muskulus. Kontraksi ini dikendalikan oleh syaraf intrinsik, tidak disadari, tidak dapat diatur oleh ibu bersalin, baik frekuensi maupun lama kontraksi. Sifat khas : 1)                  Rasa sakit dari fundus merata ke seluruh uterus sampai berlanjut ke punggung bawah. 2)                 Penyebab rasa nyeri belum diketahui secara pasti. Beberap dugaan penyebab antara lain: a)      Pada saat kontraksi terjadi kekurangan O 2 pada miometrium. b)   Penekanan ganglion saraf diserviks dan uterus bagian bawah. c)       ...

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN KALA III

Gambar
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN KALA III 1.       Fisiologi kala III Dimulai sejak bayi lahir sampai lahirnya plasenta/uri, dengan durasi 15-30 menit. Tempat plasenta sering pada dinding depan dan belakang korpus uteri atau dinding lateral, sangat jarang terdapat pada fundus uteri. Bila terletak disegmen bawah rahim disebut placenta previa. Fase-fase kala III a.       Pelepasan plasenta Ukuran plasenta tidak berubah,sehingga menyebabkan plasenta terlipat,menebal dan akhirnya terlepas dari dinding uterus, plasenta terlepas sedikit demi sedikit terjadi pengumpulan perdarahan diantara ruang plasenta disebut retroplacenter hematom. Macam pelepasan plasenta 1)   Mekanisme Schultz: pelepasan placenta yang dimulai dari sentral/bagian tengah sehingga terjadi bekuan retroplacenta. Cara pelepasan ini paling sering terjadi. Tanda pelepasan dari tengah ini mengakibatkan perdarahan tidak terjadi sebelum plasenta lahir. Perd...

LIMA BENANG MERAH DALAM PERSALINAN

Gambar
  LIMA BENANG MERAH DALAM PERSALINAN 1.         Membuat Keputusan Klinik Membuat keputusan meerupakan proses yang menentukan untuk menyelesaikan masalah dan menentukan asuhan yang diperlukan oleh pasien. Keputusan ini harus akurat, komprehensif dan aman baik pasien dan keluarganya maupun petusa yang memberi pertolongan . Membuat keputusan klinik merupakan serangkaian proses dan metode yang sistematik menggunakan informasi dan hasil dari olah kognitif dan intuitif serta di padukan dengan kajian teoritis dan intervensi berdasarkan bukti ( evidence based ), ketrampilan yang di kembangkan melalui berbagai tahapan yang logis dan dinperlukan dalam upaya untuk menyelesaikan masalah yang berfokus pada pasien (Varney, 2002). Semua upaya di atas akan bermuara pada bagaimana kinerja dan perilaku yang di harapakan dari seorang yang memberikan asuhan dalam dalam menjalankan tugas dan pengalaman ilmunya kepada pasien. Pengetahuan dan ketrampilan saja...